Friday, October 31, 2003
Everything Begins With An E
Emmmmmm....
Enggak Tau...
Entahlah..
Entah Sampe Kapan
Entah Apa!!!!
Ex me ipsa renata sum
Alice DeeJay - Everything Begins With An E .mp3
Enggak Tau...
Entahlah..
Entah Sampe Kapan
Entah Apa!!!!
Ex me ipsa renata sum
Alice DeeJay - Everything Begins With An E .mp3
Thursday, October 30, 2003
hmm
Jadi teringat lagi sama orang-orang yang mengatakan dirinya sahabat.... dan selalu menganggap dirinya benar...
Aku cuma tersenyum kecut... ngingatnya...
Betapa gampang nya seseorang berubah haluan 180 derajat.
hehe..
Okelah kawan-kawan... mungkin skarang lagi bintang mu...
Mungkin skarang lagi didukung orang-orang.. banyak fans... sementara aku tak pernah mau berurusan dengan soal dukung mendukung..
Tapi ingatlah... satu saat nanti... kita juga nanti sama-sama sendiri.
We're on our own... be prepare... you'll know.
Ada orang berbicara karna dia tau
Ada orang yang berbicara karna dia tak tau,
Dan ada orang yang tak tau apa yang dibicarakannya.
Si Vis Pacem Para Bellum !!!
Aku cuma tersenyum kecut... ngingatnya...
Betapa gampang nya seseorang berubah haluan 180 derajat.
hehe..
Okelah kawan-kawan... mungkin skarang lagi bintang mu...
Mungkin skarang lagi didukung orang-orang.. banyak fans... sementara aku tak pernah mau berurusan dengan soal dukung mendukung..
Tapi ingatlah... satu saat nanti... kita juga nanti sama-sama sendiri.
We're on our own... be prepare... you'll know.
Ada orang berbicara karna dia tau
Ada orang yang berbicara karna dia tak tau,
Dan ada orang yang tak tau apa yang dibicarakannya.
Si Vis Pacem Para Bellum !!!
Hhmmmmmmm
Jadi gak enak sama abang-abang senior.
Terutama bang Rony + bang Banjar.
Sori bang... aku tolak pemberian abang-abang.
Kuakui.. aku butuh... Tapi aku udah bertekad, ga akan "menyulitkan" siapa-siapa lagi. Terutama senior-senior dan juga rekan-rekan seangkatan, ataupun adek-adek.
Kalaupun ada yang memang tak bisa kutolak, aku juga udah bertekad.... Inilah yang terakhir kalinya aku "menyulitkan" kita semua.
Aku juga tau.. sebagian besar kalian masih memandang aku apa adanya.. sperti yg dulu. Aku juga tau, hanya segelintir orang yang tidak perduli sama aku, dan bahkan berniat menghancurkan, atau paling tidak bersyukur atas apa yg kualami selama ini.
Bukan berarti aku gak mengakui lagi kalian semua. Aku cuma ingin agak-agak mengatur jarak dulu untuk beberapa waktu, itung-itung refreshing lah.
Terlalu banyak tekanan yang datang ke aku akhir-akhir ini. Aku takut nantinya aku gak bisa berpikir sehat lagi.
Aku minta maaf...
Terutama bang Rony + bang Banjar.
Sori bang... aku tolak pemberian abang-abang.
Kuakui.. aku butuh... Tapi aku udah bertekad, ga akan "menyulitkan" siapa-siapa lagi. Terutama senior-senior dan juga rekan-rekan seangkatan, ataupun adek-adek.
Kalaupun ada yang memang tak bisa kutolak, aku juga udah bertekad.... Inilah yang terakhir kalinya aku "menyulitkan" kita semua.
Aku juga tau.. sebagian besar kalian masih memandang aku apa adanya.. sperti yg dulu. Aku juga tau, hanya segelintir orang yang tidak perduli sama aku, dan bahkan berniat menghancurkan, atau paling tidak bersyukur atas apa yg kualami selama ini.
Bukan berarti aku gak mengakui lagi kalian semua. Aku cuma ingin agak-agak mengatur jarak dulu untuk beberapa waktu, itung-itung refreshing lah.
Terlalu banyak tekanan yang datang ke aku akhir-akhir ini. Aku takut nantinya aku gak bisa berpikir sehat lagi.
Aku minta maaf...
Wednesday, October 29, 2003
Makasih Pak....
udah membesarkan kami.. mengajari kami..
Makasih Mak...
udah membesarkan kami..
memberi kasih sayang...
dan tetap setia di samping bapak..
dalam segala situasi, sampe sekarang.
Ah...
memang susah nyari istri seperti mamak..
setia sampai kapanpun di samping bapak.
jasamu tak terbalaskan..
udah membesarkan kami.. mengajari kami..
Makasih Mak...
udah membesarkan kami..
memberi kasih sayang...
dan tetap setia di samping bapak..
dalam segala situasi, sampe sekarang.
Ah...
memang susah nyari istri seperti mamak..
setia sampai kapanpun di samping bapak.
jasamu tak terbalaskan..
Luhut
Baru dari bandara..
ngantar adek pulang ke Jakarta.
Bawa si Luhut.
Ah...
andai saja istri adekku bisa mengerti sedikit saja..
bahwa hanya si Luhut lah obat bapak.
Sejak lihat si Luhut lah bapak bisa makan.. minum.. senyum...
Ah....
Memang susah nyari istri seperti mamakku sekarang.
Yang tak pernah mengeluh, setia, di samping bapak..
ngantar adek pulang ke Jakarta.
Bawa si Luhut.
Ah...
andai saja istri adekku bisa mengerti sedikit saja..
bahwa hanya si Luhut lah obat bapak.
Sejak lihat si Luhut lah bapak bisa makan.. minum.. senyum...
Ah....
Memang susah nyari istri seperti mamakku sekarang.
Yang tak pernah mengeluh, setia, di samping bapak..
Tuesday, October 28, 2003
Words...
Dulu...
aku sering gak mau mendengar apa kata bapak.
Sekarang...
Waktu bapak udah gak bisa ngomong apa-apa lagi...
Aku ingin sekali mendengar sepatah kata...
sepatah kata aja...
entah apa pun itu..
udah lebih berharga dari satu truk kontainer harta
Apalagi memanggil namaku..
Ahh.....
aku sering gak mau mendengar apa kata bapak.
Sekarang...
Waktu bapak udah gak bisa ngomong apa-apa lagi...
Aku ingin sekali mendengar sepatah kata...
sepatah kata aja...
entah apa pun itu..
udah lebih berharga dari satu truk kontainer harta
Apalagi memanggil namaku..
Ahh.....
Monday, October 27, 2003
Bapak
Bapak..
Tinggal nyawa lengket di badan..
badan tinggal kulit.. tulang.. sama tulang..
Ah...
Kalau bisa..
Kugadaikan nyawaku demi bapak.
Aku rela..
Tinggal nyawa lengket di badan..
badan tinggal kulit.. tulang.. sama tulang..
Ah...
Kalau bisa..
Kugadaikan nyawaku demi bapak.
Aku rela..
Thursday, October 23, 2003
Now here I am...
Well...
That was then...
Now here I am...
Back again...
to this hot city...
Ah.. if only I could ...
I would turn back time...
That was then...
Now here I am...
Back again...
to this hot city...
Ah.. if only I could ...
I would turn back time...
Monday, October 13, 2003
Different moment, different person, but same result !!
Jadi ingat.. apa kata bang Rony...
"Jangan salahkan aku... kalau kau tidak ikut di kegiatan ini."
Hm...
Aku gak nyalahkan siapa-siapa bang..
Toh itu kegiatan kalian.. duit kalian.. kerjaan kalian.
Dan kalian berhak memasukkan siapa saja yang kalian anggap cocok dengan kalian.
Itu hak kalian.. dan tak ada hakku untuk menyalahkan.
Aku cuma kecewa liat kalian semua!!
Ternyata... tak ada artinya lah selama ini, dari sejak di gerakan mahasiswa, sampe sekarang... tak ada artinya apa yang namanya semboyan, panji-panji gerakan.
Dan ternyata..
Tak ada arti persahabatan bagi kalian.
Tak ada persahabatan yang abadi...
Yang ada hanya persamaan kepentingan
Dan .. kata-kata abang tadi mengingatkan aku akan seorang tokoh.. Pontius Pilatus..
Mungkin di dalam hati... abang masih berusaha memasukkan aku..
Mungkin...
Tapi ternyata tak berdaya karena ada orang lain yang berkeras..
Sekali lagi.... Mungkin....
Kepada 2 orang yang selama ini aku anggap teman, sahabat, ternyata aku salah besar.
Seorang sahabat tidak akan bertindak seperti yang anda lakukan.
Kalian bilang kalian berpikir simpel. OK.. Aku juga berpikir simpel...
Tindakan kalian bukan tindakan seorang sahabat...
Oke.. sekarang mungkin kalian merasa diatas..
Tapi ingat... roda itu berputar.. tak selamanya diatas.. tak selamanya dibawah.
Sekedar mengingatkan..
Kau juga dulu pernah di bawah, dan apa yang kau dapatkan sekarang ini, justru karena bantuan seorang teman... sesama AK93.
Tapi mungkin engkau lupa itu. Semogalah engkau membaca blog ku ini. Dan sadar.
Hhhhhhhhhhhh
Heran aja.. Setelah semua yang kulakukan kepada kalian semua, kepada semua senior, kepada kak Eliq, kak Pin, bang Iwan, bang Roni...... kalian tega berbuat seperti ini.
Begitu tuluslah aku memandang sebuah persahabatan, sampai aku rela menomorduakan kepentinganku. Tapi yang kudapat sebagai balasan.. Nothing but a bunch of shit !!
Different moment, different person, but same result !!
Dua kali sudah aku dihancurkan justru pada saat aku sedang butuh dukungan, butuh bantuan. Aku jatuh, dan sekarang tertimpa tangga lagi, kenak taik lagi...
Ternyata.. aku masih terlalu polos...
Belum bisa bersikap skeptis terhadap apa yang namanya suatu hubungan...
Tidak mempersiapkan diri, bahwa seorang sahabat, seorang teman, atau seorang ntah apa lah namanya itu... bisa melakukan yang diluar dugaan, dan sangat menyakitkan, tanpa merasa bersalah.
Jadi ingat kata-kata seseorang..
SEORANG PENGHIANAT AKAN MENIKAM DARI BELAKANG.
TAPI SEORANG SAHABAT.. AKAN MENIKAM DARI DEPAN, TEPAT DI JANTUNGMU.
Dan seperti biasa, aku tidak akan mengutuk, bersumpah serapah de el el...
Aku cuma bisa bilang, ingatlah, apa yang kalian-kalian lakukan kepadaku.
Bukan aku, tapi orang lain yang akan membalaskan kepadamu.
"Jangan salahkan aku... kalau kau tidak ikut di kegiatan ini."
Hm...
Aku gak nyalahkan siapa-siapa bang..
Toh itu kegiatan kalian.. duit kalian.. kerjaan kalian.
Dan kalian berhak memasukkan siapa saja yang kalian anggap cocok dengan kalian.
Itu hak kalian.. dan tak ada hakku untuk menyalahkan.
Aku cuma kecewa liat kalian semua!!
Ternyata... tak ada artinya lah selama ini, dari sejak di gerakan mahasiswa, sampe sekarang... tak ada artinya apa yang namanya semboyan, panji-panji gerakan.
Dan ternyata..
Tak ada arti persahabatan bagi kalian.
Tak ada persahabatan yang abadi...
Yang ada hanya persamaan kepentingan
Dan .. kata-kata abang tadi mengingatkan aku akan seorang tokoh.. Pontius Pilatus..
Mungkin di dalam hati... abang masih berusaha memasukkan aku..
Mungkin...
Tapi ternyata tak berdaya karena ada orang lain yang berkeras..
Sekali lagi.... Mungkin....
Kepada 2 orang yang selama ini aku anggap teman, sahabat, ternyata aku salah besar.
Seorang sahabat tidak akan bertindak seperti yang anda lakukan.
Kalian bilang kalian berpikir simpel. OK.. Aku juga berpikir simpel...
Tindakan kalian bukan tindakan seorang sahabat...
Oke.. sekarang mungkin kalian merasa diatas..
Tapi ingat... roda itu berputar.. tak selamanya diatas.. tak selamanya dibawah.
Sekedar mengingatkan..
Kau juga dulu pernah di bawah, dan apa yang kau dapatkan sekarang ini, justru karena bantuan seorang teman... sesama AK93.
Tapi mungkin engkau lupa itu. Semogalah engkau membaca blog ku ini. Dan sadar.
Hhhhhhhhhhhh
Heran aja.. Setelah semua yang kulakukan kepada kalian semua, kepada semua senior, kepada kak Eliq, kak Pin, bang Iwan, bang Roni...... kalian tega berbuat seperti ini.
Begitu tuluslah aku memandang sebuah persahabatan, sampai aku rela menomorduakan kepentinganku. Tapi yang kudapat sebagai balasan.. Nothing but a bunch of shit !!
Different moment, different person, but same result !!
Dua kali sudah aku dihancurkan justru pada saat aku sedang butuh dukungan, butuh bantuan. Aku jatuh, dan sekarang tertimpa tangga lagi, kenak taik lagi...
Ternyata.. aku masih terlalu polos...
Belum bisa bersikap skeptis terhadap apa yang namanya suatu hubungan...
Tidak mempersiapkan diri, bahwa seorang sahabat, seorang teman, atau seorang ntah apa lah namanya itu... bisa melakukan yang diluar dugaan, dan sangat menyakitkan, tanpa merasa bersalah.
Jadi ingat kata-kata seseorang..
SEORANG PENGHIANAT AKAN MENIKAM DARI BELAKANG.
TAPI SEORANG SAHABAT.. AKAN MENIKAM DARI DEPAN, TEPAT DI JANTUNGMU.
Dan seperti biasa, aku tidak akan mengutuk, bersumpah serapah de el el...
Aku cuma bisa bilang, ingatlah, apa yang kalian-kalian lakukan kepadaku.
Bukan aku, tapi orang lain yang akan membalaskan kepadamu.
Wednesday, October 08, 2003
Into The Unknown
Dreamers come and go
But a dream's forever
Freedom for all minds
Let us go together
Neverending ways
Got to roam forever
Always carry on
Walking down a misty road into the unknown
Heavy winds may blow into our faces
You can't kill the dream in killing the dreamer
Can't tear it down
Someone carry one
Dreamers come and go
But a dream's forever
Freedom for all minds
Let us go together
Neverending ways
Got to roam forever
Always carry on
I've seen dreamers come and go
Tuesday, October 07, 2003
Jangan Ada Luka
Jangan ada tangis, jangan ada sedih
Slamat tinggal keluh kesah
Dalam perjalan jiwa yang mengembara
Jangan ada duka, jangan ada luka
Slamat tinggal rasa bosan
Dalam perjalanan jiwa yang mengembara
Lewati belantara sunyi sendiri
Lewati padang luas kering berbatu
Lewati gelombang bencana yang dingin
Lewati haru biru yang tak bergeming
Oh rindu
Rindulah ku tentang kegetaran jiwa
Oh jiwa
Jiwa yang menggeliat bukan gelisah
Jangan menangis jangan bersedih lagi
Jangan berduka jangan terluka lagi
Rasa bosan keluh kesah sudah pergi
Perjalanan jiwa mendekatkan hati
-------------------------
Jangan Ada Luka
Ahmad Albar & Nicky Astria
Slamat tinggal keluh kesah
Dalam perjalan jiwa yang mengembara
Jangan ada duka, jangan ada luka
Slamat tinggal rasa bosan
Dalam perjalanan jiwa yang mengembara
Lewati belantara sunyi sendiri
Lewati padang luas kering berbatu
Lewati gelombang bencana yang dingin
Lewati haru biru yang tak bergeming
Oh rindu
Rindulah ku tentang kegetaran jiwa
Oh jiwa
Jiwa yang menggeliat bukan gelisah
Jangan menangis jangan bersedih lagi
Jangan berduka jangan terluka lagi
Rasa bosan keluh kesah sudah pergi
Perjalanan jiwa mendekatkan hati
-------------------------
Jangan Ada Luka
Ahmad Albar & Nicky Astria
Sunday, October 05, 2003
Train Of Thought
Dream Theater 's brand new album on 2003
Train Of Thought
Track Listing
1. As I Am
2. This Dying Soul
3. Endless Sacrifice
4. Honor Thy Father
5. Vacant
6. Stream Of Consciousness
7. In The Name Of God
Produced by John Petrucci and Mike Portnoy
Engineered by Doug Oberkircher
Mixed by Kevin Shirley
Dream Theater: James LaBrie (vocals); John Petrucci (guitar); Jordan Rudess (keyboards); John Myung (bass); Mike Portnoy (drums, percussion)
Train Of Thought
Track Listing
1. As I Am
2. This Dying Soul
3. Endless Sacrifice
4. Honor Thy Father
5. Vacant
6. Stream Of Consciousness
7. In The Name Of God
Produced by John Petrucci and Mike Portnoy
Engineered by Doug Oberkircher
Mixed by Kevin Shirley
Dream Theater: James LaBrie (vocals); John Petrucci (guitar); Jordan Rudess (keyboards); John Myung (bass); Mike Portnoy (drums, percussion)
Friday, October 03, 2003
Indah?
Dunia yang indah..
hanya ada di mimpi..
Begitu kita berusaha menggapainya..
Semakin terlihat lah
kenyataan bahwa dunia ini tidak indah,
bahkan buruk...
Dan kita akan kembali bermimpi lagi...
Contohnya sekarang...
Gigiku sakit.. Luar biasa sakit.
Udah parah, pecah gigi geraham nya. Bukan bolong lagi.
Amangoii amang..
Hassit ni ngingi ku on..........
Isilbak nihilala....
Currently playing:
- Foreigner - With Heaven on our side
- Bread - If
hanya ada di mimpi..
Begitu kita berusaha menggapainya..
Semakin terlihat lah
kenyataan bahwa dunia ini tidak indah,
bahkan buruk...
Dan kita akan kembali bermimpi lagi...
Contohnya sekarang...
Gigiku sakit.. Luar biasa sakit.
Udah parah, pecah gigi geraham nya. Bukan bolong lagi.
Amangoii amang..
Hassit ni ngingi ku on..........
Isilbak nihilala....
Currently playing:
- Foreigner - With Heaven on our side
- Bread - If
